Sabtu, 18 Juli 2009

Doa untuk Pernikahan

Doa untuk Pernikahan

By Fatimatuz Zahro (teman dari majalengka kini sedang "ngangsu kawruh" dia madinah university)
15/07/09

Doa Bagi Kedua Mempelai
“Semoga Allah memberkahimu dan memberkahi atasmu serta mengumpulkan kamu berdua dalam kebaikan“.
(HR. Ashabus Sunan kecuali An Nasai dan lihat Shahih Tirmidzi 1/317

Doa Suami untuk Istrinya yang baru dia Nikahi

Doa Suami Kepada Istrinya

“Jika dari kalian menikahi seorang wanita atau ketika membeli seorang pembantu maka ucapkanlah: Ya, Allah sungguh aku meminta kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan yang Engkau ciptakan atasnya dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekannya dan kejelekan apa yang Engkau ciptakan atasnya dan bila seseorang membeli onta maka peganglah ubun-ubunnya dan ucapkanlah seperti itu“.
(HR. Abu Dawud 2/248, Ibnu Majah 1/617 dan lihat Shahih Ibnu Majah 1/324)

Untuk Sahabatku yang insyaallah besok pukul 13:30 29072007 resmi menjadi seorang Suami dari Siti Masyithoh binti H. Misbahul Munir bin KH Kholili

breaking NEWS

OOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII......
SEDULUR LAN RENCANG2 SEDANTEN...


KULO BADE RABI....


OJO LALI TEKO-O KABEH NENG OMAHKU YOOOOOOOOOOOOOOO...


KAMIS 30/07/09 JAM 10.00-13.00


DIJAMIN MANGAN2 LAN NGUMBE2 SAK PUASEEEEEEEEEE...


mari kita LANJUTKAN hidup ini

Minggu, 12 Juli 2009

undangan kepada khalayak umum

dengan ini kami mengundang seluruh khalayak ramai, sobat2 dekatku, sobat2 jauhku, teman2 sekamar ataupun se kompleks sakan tullab atupun sepondok di pondok ali maksum krapyak yogyakarta, teman2 sekamar/ halaqoh di kamar al-Ghozali ataupun sepondok di pondok Amtsilati taufiqul hakim bangsri jepara, teman2 sekamar di kamar 3 ataupun se kompleks belakang masjid ataupun sepondok di pondok ust. Hasan bin Ismail al-Muhdor Widoro krejengan probolinggo, teman2 sekamar ataupun se kompleks di kompleks sakan tullab ataupun sepondok di pondok ali maksum krapyak yogyakarta, teman 2 sekamar ataupun se kompleks atupun sepondok di Darul falah tulung rejo pare kediri,teman2 dekat, teman2 jauh, para mantan kekasih, para mantan sephia serta para musuh2ku yang kekal maupun tak kekal, para pembaca yang kenal denganku ataupun para pembaca yang tidak kenal denganku tapi berkenan datang pada acaraku di bawh ini.

di mohon kehadiranya:

di rumah kami; jl brigjend katamso 314 sidomukti kraksaan probolinggo (kompleks masjid nurul latif)

tanggal 30 juli 2009 jam 10.00-13.00 wib

acara resepsi pernikahanku oiiiiiiiiiiiiiiii


hadir semua yaaaaaaaaaaaaaa

Selasa, 16 Juni 2009

JERAT-2 TRADISI

Mentari bersinar redup,
Beredar dibalik tirai,
Mega hitam telah memudari,
Sinar sutera keemasan,
Kau meniti tali diatas gelombang prahara,
Shobat...,
Kalau memang kau tak cinta,
Mengapa kau terpaksa mendustanya?
Cukuplah bahasa matamu yang berbicara,
Karena dibelenggu oleh jerat-jerat tradisi keluarga,
Kata tak mesti terucap,
Karena mata jujur menatap,
Bagai lautan yang tak bertepi,
Cinta mengandung mutiara intan yang tak terbeli,
Jangan tatap langit kebiruannya,
Sering awan hitam dan kilat menggodanya,
Shobat...,
Cahaya matamu bagai kedip bintang dimalam sunyi,
Cahaya derita yang dibayangi kabut hitam,
Ku tahu dia tak dihati....................mu.

KITA BEGITU DEKAT

FROM QUSAI

Kita begitu dekat. Seperti udara yang kita hirup, seperti air yang kita minum. Kedekatan yang telah menumbuhkan perasaan lain, perasaan yang tak terungkapkan namun dirasakan begitu kuat dan dalam. Kedekatan yang menyakitkan hati, namun membanggakan. Maklum, kamu begitu gagah, berwibawa, dan pintar (tapi maaf, kamu bertampang pas-pasan, jauh dari tampan). Sedangkan aku hanyalah wanita biasa dan sederhana. Dan maaf, kamu bilang aku ini hitam (tapi manis....!). Namun begitu, aku mempunyai pribadi yang ceria dan setia.

Aku masih ingat ketika ada seorang teman yang bertanya padamu : "Wanita yang bagaimana sih yang kamu mau?" Apa jawabmu? "Aku mendambakan sesosok wanita yang pintar, berpendidikan S.1 (kalau bisa S.2), cantik, menarik, dan wajib berkulit putih."

Ah, kamu...!! Aku tahu kamu cuma berusaha menutupi perasaanmu yang sebenarnya di hadapan teman-temanmu. Kamu iri pada mereka, kamu berambisi untuk mendapatkan seorang wanita yang jauh lebih cantik dari pada istri-istri mereka. Kamu merasa ja'im mengakui perasaanmu padaku. Mana mungkin kamu tidak suka padaku? Padahal kamu selalu membutuhkan aku dalam setiap urusanmu (hal mengenai pekerjaan atau tugas lembaga). Dan bahkan, pernah kamu termakan omonganmu sendiri untuk tidak lagi menelfonku. Padahal, beberapa kali kau menelfonku hanya sekedar bertanya ini dan itu. Dan bahkan kamu memintaku mengisikan pulsamu dengan alasan kau jauh dari counter (basa-basimu sangat kekanak-kanakan bagiku). dan kamu pura-pura lupa dengan hal itu (hutang rek...!!).

jujur, sebenarnya apa sih maumu? Kau menggantung perasaanku. Antara "ya" dan "tidak", tak berani kau berterus terang padaku. Terkadang teman-teman menanyakan: "Kamu ini laki-laki atau bukan?" Lantas bagaimana jawabmu? Hanya kamu yang bisa membuktikan!

TAMAT atau BERSAMBUNG ya?