Kamis, 15 Desember 2011

sepeda gazelle: hubungan antara tahun produksi dan istilah "seri" di indonesia



Cara Membaca Nomer Rangka untuk mengetahui Tahun Pembuatan Sepeda Gazelle Tua

Nomer rangka pada sepeda Gazelle (seperti tabel diatas) adalah sama seperti layaknya “nomer absensi sepeda“, yaitu nomer rangka berupa “nomer urut“ produksi. Pada nomer rangka sepeda Gazelle tidak ada istilah “seri” (seri-1, seri-2, seri-3, dst) seperti yang sering didengar di Indonesia.

Gazelle sebelumnya membuat sepeda tanpa nomer rangka yang valid. Untuk pembuatan nomer rangka pertama, baru dimulai pada tahun 1903 dan dimulai dari nomer urut 7545.

Maka pada tahun 1903 sampai tahun 1904 sepeda Gazelle bernomer urut 7545 sampai dengan 22856.

Sedangkan untuk nomer urut rangka 22857 hingga nomer 78736 berlaku untuk sepeda Gazelle tahun pembuatan 1905 sampai tahun 1913.

Lalu pada tahun 1914 nomer urut rangka dimulai dari nomer 78737 hingga 99819, dan begitulah seterusnya untuk tahun-tahun setelahnya…

*
Istilah “Seri”

Istilah “seri“ hanyalah untuk PENGGOLONGAN URUTAN PRODUKSI sepeda Gazelle semata yang tidak perlu dan justru tahun pembuatannya ikut tercampur aduk. Istilah “seri” BUKAN UNTUK PENGGOLONGAN TAHUN PEMBUATAN SEPEDA. Maka dari itu, untuk mengetahui tahun pembuatan, terpaksa harus melihat tabel lagi.

Misalnya: untuk Gazelle seri-1 adalah nomer urut pembuatan sepeda Gazelle dari nomer urut satu hingga nomer urut produksi ke 199.999 (baca: seratus sembilan puluh sembilan ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan). Gazelle seri-2 adalah nomer urut pembuatan sepeda Gazelle dari nomer urut 200.000 (baca: dua ratus ribu) hingga nomer urut 299.999. Gazelle seri-3 adalah nomer urut pembuatan sepeda Gazelle dari nomer urut 300.000 hingga nomer urut 399.999 dan begitu seterusnya. Sedangkan tahunnya??? Ya, ikut tercampur aduk!

Begitu pula dengan Gazelle seri-10 adalah nomer urut 1.000.000 (baca: satu juta) hingga nomer urut 1.099.999. Gazelle seri-11 adalah nomer urut 1.100.000 hingga nomer urut 1.199.999. Gazelle seri-20 adalah nomer urut 2.000.000 (baca: dua juta) hingga nomer urut 2.099.999, dan begitu juga seterusnya. Sedangkan tahunnya??? SEKALI LAGI: Ya, ikut tercampur aduk!

JADI INTINYA: TIDAK ADA ISTILAH SERI DI DALAM MENGIDENTIFIKASI SUATU TAHUN PEMBUATAN SEPEDA GAZELLE TUA DIMANAPUN DI DUNIA, BAHKAN DI NEGARA ASALNYA YAITU DI BELANDA JUGA TIDAK ADA ISTILAH “SERI”. ENTAH MENGAPA, ISTILAH “SERI” HANYA ADA DI INDONESIA!

10 merk indonesia yang dikira merk luar

Selama ini banyak lho yang mengira merk-merk ini berasal dari luar negeri . Ternyata banyak juga kan produk-produk lokal yang kualitasnya tidak kalah dengan produk luar?!


Daripada beli produk luar yang ternyata malah aspal alias bajakan mending beli produk lokal aja dech! Lagipula bukankah ini juga berarti mendukung industri dalam negeri yang otomatisi juga mendukung kemajuan negeri sendiri?!

Maspion
Iklan Maspion terkenal dengan ungkapan”Cintai produk-produk Indonesia!”. Maspion memang perusahaan lokal yang terkenal dengan produk alat-alat elektronik keperluan rumah tangga mulai dari setrika, blender, kipas angin sampai AC. Perusahaan yang berpusat di Surabaya ini memulai bisnisnya dari tahun 1960-an loh gan: dengan menghasilkan alat2 rumah tangga.

Polygon
Pasti agan kenal dengan merek sepeda yang satu ini. Mulai dari sepeda gunung, sepeda mini, sepeda BMX, sampai sepeda lipat bisa dibuat oleh pabrik sepeda yang berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur ini. Soal kualitas, agan jangan mergukan. Banyak pengguna biasa sampai komunitas penggemar sepeda memakai produk lokal ini. Ane juga pake sepeda ini loh gan harga sepedanya ada yang sampai 10 juta–an waw

Polytron
Mungkin saja di rumah kita punya tv, radio tape atau alat elektronik lain bermerk Polytron. Ini ternyata produk Indonesia looh gan! Pengalaman bikin elektronik, perusahaan ini ahlinya!. Perusahaan yang punya pabrik di kudus dan Semarang ini bisa dibilang sudah jaminan deh! Soalnya sudah sejak tahun 1970-an membuat televisi, dengan kualitas yang ga kalah sama luar negeri


Byon

Perkembangan tekbologi ternyata nggak membuat bangsa kita jadi penonton. Byon ikutan hadir meramaikan tren komputer notebook. Dengan harga jual yang lebih murah, Byon bukan produk asal-asalan. Melainkan punya konsep yang cukup uni, yaitu komputer notebook yang bisadi-upgrade seperti komputer desktop. Kehadiran Byon mebuktikan bangsa kita juga mampu membuat produk berteknologi tinggi

Lea
Walaupun merknya berbau Amerika, tapi sebenernya ini produk Indonesia loh gan! Soal model dan kualitas, pasti sering kita lihat sendiri kalau Lea ga pernah minder berdiri sejajar dengan jenas merk2 lokal di mall manapun. Walaupun tampilannya seperti produk impor

Tomkins
Mulai dari sepatu olahraga, sepatu bola, sampai sepatu futsal, tersedia dalam merk ini. Soal ukuran, dari dewasa sampao anak2 tersedia. Agan tidak usah bingung kesannya namanya bule banget. Padahal sepatu Tomkins memang produk lokal gan

Bodypack dan Eiger
Kedua merk ini bernaung dalam satu induk perusahaan yang berpusat di Bandung. Kedua merk ini dikenal dengan produk tasnya. Bedanya Bodypack sekarang memfokuskan diri pada produk2 tas laptop dan tas gadget, sedangkan Euger setia pada produk2 berbau kegiatan berbau alam bebas. Kualitas Eiger memang sudah dikenal luas dikalangan penggiat alam bebas.

J.CO Donuts and Coffe
Tahun 2005, outlet pertama J.CO donuts ane coffe dibuka di Supermall Karawaci. Sejak itu J.CO terus mengembangkan sayap di berbagai mall diIndonesia. Dengan mengandalkan racikan donat dan kopi berkualitas internasional, perusahaan lokal dengan rasa internasional ini terus berkembang. J.CO bahkan ada di Malisya dan Singapura. Perusahaan ini dimili oleh Johhny Andrean

CFC
Restoran ayam goreng ini namanya Amerika banget gan. Padahal ini perusahaan lokal. California Fried Chicken pertama kali didirikan oleh Pioneerdo Gourment International Tbk, 13 Desember 1983, dengan nama California Pioneer Chicken. Tahun 1988 mengganti nama menjadi yang sekarang ini. Soal rasanya, nggak kalah kok gan dari restoran ayam asal Amerika

Hoka Hoka Bento
Hoka Hoka Bento merupakan restoran yang menyajikan makanan Jepang. pertama kali didirikan dibawah naungan PT Eka Bogainti. Dengan restoran pertama berlokasi di Kebun Kacang, Jakarta. Walaupun kelihatan seperti produk luar negeri, tapi ternyata Hoka Hoka Bento produk lokal loh gan! Kualitas makannya ga kalah sama makanan Jepang yang asli.

Diambil dari Kaskus

Rabu, 14 Desember 2011

Hakekat Wali

Dalam tradisi keilmuan Nusantara, dikenal istilah wali. Diantara kata wali yang paling populer adalah ‘walisanga’ yang berarti wali sembilan sebagai penyebar Islam pertama di Nusantara. Wali juga biasa diidentikkan dengan seseorang yang memilki kelebihan (karomah). Sebagian dari masyarakat muslim mempercayai keberadaan dan ‘kelebihan’ yang dimiliki para wali dan sangat menaruh hormat kepada mereka. Kepercayaan itu diungkapkan dalam bentuk mengunjungi maqbaroh untuk bertawassul kepada mereka. Akan tetapi sebagian masyarakat yang lain tidak percaya dengan keberadaan wali bahkan menganggap para wali sebagai sarang ke-bid’ah-an. Hal ini terjadi karena miskinnya pengetahuan atau seringnya pemaknaan kata wali yang merujuk pada hal-hal negatif.

Menurut bahasa, kata wali itu kebalikan dari ‘aduw, musuh. Bisa jadi berarti sahabat, kawan atau kekasih. Umumnya wali Allah diartikan kekasih Allah. Menurut istilah ahli hakikat, wali mempunyai dua pengertian, Pertama, orang yang dijaga dan dilindungi Allah, sehingga dia tidak dan tidak perlu menyandarkan diri dan mengandalkan pada dirinya sendiri. Seperti dalam al-Qur’an surah al-A’raf 196
Artinya: Sesungguhnya pelindungku ialahlah Yang telah menurunkan Al Kitab (Al Quran) dan Dia melindungi orang-orang yang saleh.

Kedua, orang yang melaksanakan ibadah kepada Allah dan menanti-Nya secara tekun terus menerus tak pernah kendur dan tidak diselingi dengan berbuat maksiat, maka Allah pun mencintainya.

Kedua-duanya merupakan syarat kewalian. Wali haruslah orang yang terpelihara (mahfudz) dari melanggar syara’ dan karenanya dilindungi oleh Allah, sebagaimana nabi adalah orang yang terjaga (ma’shum) dari berbuat dosa dan dijaga oleh-Nya.
Ada beberapa hal yang dapat dijadikan penanda bagi wali Allah
a. Himmah atau seluruh perhatiannya hanya kepada Allah
b. Tujuannya hanya kepada Allah
c. Kesibukannya hanya kepada Allah

Ada juga yang mengatakan tanda wali Allah adalah senantiasa memandang rendah dan kecil kepada diri sendiri serta khawatir jatuh dari kedudukannya (di mata Allah) di mana ia berada. (baca Jamharatul Auliya wa A’lamu Ahlit Tatsawwuf, hal 73-110)

Kalau menurut al-Qur’an, ini tentu saja paling benar, wali Allah adalah orang-orang mu’min yang senantiasa bertakqwa dan karenanya mendapat karunia tidak mempunyai rasa takut (kecuali kepada Allah) dan tidak pernah bersedih. Seperti dalam al-Qur’an surah Yunus: 62-63

أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ ﴿٦٢﴾ الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ

Artinya: Ketahuilah sesungguhnya wali-wali Alloh tidak ada rasa takut atas mereka dan tidak pula mereka bersedih hati, (Yaitu mereka) adalah orang-orang yang beriman dan mereka senantiasa bertaqwa

Atau dengan kata lain, wali Allah adalah orang mu’min yang senantiasa mendekat (taqarrub) kepada Allah dengan terus mematuhi-Nya dan mematuhi Rasul-Nya. sehingga akhirnya dia dianugrahi karomah, semacam ‘sifat ilmu niluwih’ (seperti mukjizat Nabi. Bedanya, mu’jizat nabi melalui pengakuan –dan sebagai bukti- kenabian; sedang karomah wali tidak mengikuti pengakuan kewalian).

Dalam sebuah hadits qudsi (hadits Nabi saw. yang menceritakan firman Allah) yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Shahabat Abu Hurairah r.a Rasulullah saw bersabda:

إن الله تعالى قال: من عادى لي وليا فقد أذنته بالحرب وما تقرب إلـي عبدى بشيئ أحب إلـي مما افترضته عليه ولايزال عبدى يتقرب الـي بالنوافل حتى احبه فاذا احببته كنت سمعه الذى يسمع به وبصره الذى يبصربه ويده التى يبطش بها ورجله التى يمشى بها وإن سألنى لأعطينه وإن استعاذنـي لأعيذنه

Artinya: Allah Ta’ala telah berfirman: Barang siapa memusuhi wali-Ku, maka Aku benar-benar mengumumkan perang terhadapnya. Hamba-Ku tidak berdekat-dekat, taqarrub, kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku sukai melebihi apa yang telah aku fardhukan kepadanya. Tak henti-hentinya hamba-Ku mendekat-dekat kepada-Ku dengan melaksanakan kesunahan-kesunahan sampai Aku mencintainya. Apabila Aku telah mencintainya maka Akulah pendengarannya dengan apa ia mendengar. Akulah penglihatannya dengan apa ia melihat. Akulah tangannya dengan apa ia memukul. Akulah kakinya dengan apa ia berjalan. Dan jika ia meminta kepada-Ku, Aku akan memberinya, jika ia meminta perlindungan kepada-Ku, Aku akan melindunginya.

Boleh saja orang mempunyai ‘sifat linuwih’ misalnya bisa membaca pikiran orang, bisa berkomunikasi dengan binatang atau orang yang sudah mati, bisa berjalan di atas air, atau kesaktian-ksaktian lainnya, tetapi tentu saja dia tidak otomatis bisa disebut wali. Sebab dajjal, dukun, tukang sihir, ‘ahli hikmah’ tukang sulap atau paranormal pun bisa memperlihatkan kesaktian semacam itu.

Sebaliknya bisa saja seorang wali dalam kehidupannya sama sekali tidak tampak lain dari orang-orang biasa. Lihat saja dari kesembilan wali Tanah Jawa, yang terkenal punya kesaktian hanya Sunan Kalijogo yang mempunyai kesaktian membuat soko guru masjid Demak dari tatal dan Sunan Bonang yang mengubah buah pinang tampak menjadi emas. Jadi kewalian seseorang tidak diukur dengan keanehan dan kesaktiannya, perilaku ataupun pakaiannya melainkan kedekatan dan ketakwaan kepada Allah.

makanan orang mulia (Sholeh) adalah obat….

Suatu hari Imam Syafii berkunjung ke rumah Imam Ahmad Ibn Hanbal. Setelah usai dijamu oleh Imam Ahmad, dengan makanan-makanan, Imam Syafii tidur di kamarnya.

Saat pagi menjelang, putri Imam Ahmad Ibn Hanbal berkata pada ayahnya: “wahai ayah, benarkah ini Imam Syafii yang sering kau ceritakan?”

.

Imam Ahmad menjawab: “benar putriku!”

“Ada tiga hal yang saya perhatikan darinya, pertama saat kami suguhkan makanan kepadanya, dia makan banyak sekali,

Kedua saat dia masuk kamar dia tidak menjalankan shalat malam,

Ketiga saat shalat subuh dengan kita, dia tidak berwudlu.” kata sang putri.

Tiba-tiba saat Imam Syafii berpapasan dengan Imam Ahmad Ibn Hanbal, Imam Syafii menjawab tiga hal yang dipertanyakan putrinya.

“Wahai, Ahmad!” tegur Imam Syafii, “aku makan banyak sekali, karena tahu bahwa makan-makananmu dari harta yang halal, sesungguhnya engkau adalah orang mulia, dan makanan orang mulia adalah obat, dan makanan orang kikir adalah penyakit. saya tidak makan untuk sekedar kenyang, sesungguhnya aku memakan makananmu untuk obat.”

“Adapun mengenai aku tidak shalat malam, karena setiap aku meletakkan kepalaku untuk tidur, saya melihat seakan didepanku ada al-quran dan al-hadits, Allah membukanya untukku dengan 72 masalah ilmu fiqh. saya berharap ummat memanfaatkannya, dan saya tidak menemukan kesempatan untuk shalat malam.”

“Terkait dengan shalat subuh yang tanpa wudlu’, Demi Allah saya tidak tidur kecuali sebelumnya saya memperbarui wudlu”, sepanjang malam saya tidak tidur, maka saya shalat subuh dengan kalian dengan wudlu’ shalat isya’”

Referensi Fawaidul Mukhtaroh hal. 171-172 berdasar Anis al Mu’minin hal. 80

KISAH TELADAN PERNIKAHAN ANAK RAJA DAN SEORANG ALIM MISKIN

Syekh Said bn Musayyab (tabi’in) seorang alim sholih dan kaya, punya putri cantik dan pernah dipinang oleh Abdul Malik bin Marwan penguasa saat itu, tapi Said tak menerima pinangannya. Said lebih memilih kesolehan daripada harta dan tahta, beliau pilih Abdullah bin Abi Wada’ah duda baru, miskin tapi alim dan sholih. Said menawarkan putrinya kepada Abdullah, dengan heran dan terkejut diterimanya tawaran tersebut dan langsung dinikahkan dengan mas kawin 2 dirham (uang perak), ketika berbulan madu Abdullah berkunjung kepada mertuanya dan oleh mertuanya dia diberi uang 20 ribu dirham, Allahu akbar walillahil hamdu wal minnah. (Sumber : Buku Nikahlah kamu maka akan menjadi kaya, Mujab Mahali, Jogjakarta)

Bila kita bandingkan keadaan seperti itu pada jaman sekarang ini, apakah masih ada orangtua yang masih mementingkan masalah akhiratnya dibanding masalah dunianya? Pasti ada namun hanya sedikit, orang-orang tua yang bijaksana yang melihat suatu problema masa depan anak dengan kacamata Iman pastilah mereka akan memilihkan calon suaminya anaknya dengan melihat agamanya dahulu daripada hartanya. Karena harta bisa dicari setelah mereka menikah.